Cari Blog Ini

LAPORAN UTAMA, PENDIDIKAN, KESEHATAN, LINGKUNGAN, DAERAH

Minggu, 28 November 2010

TARGET 1 MILIAR POHON Kemenhut Tetapkan Desember Bulan Menanam Nasional

SBY dan Ibu Ani serta Zulkifli Hasan

Purwakarta (JABAR) – Gerakan Penanaman Satu Miliar Pohon Tahun 2010 yang dipatok Kementerian Kehutanan merupakan target yang realistis, sekaligus sebagai komitmen Pemerintah Indonesia yang disampaikan pada KTT Perubahan Iklim di Kopenhagen, Desember 2009 lalu.

Dalam KTT tersebut, gerakan menanam pohon yang ditargetkan Indoensia sebagai wujud kepedulian terhadap masalah penurunan emisi gas rumah kaca (green house gases) sebesar 26 persen dengan upaya sendiri, serta 41 persen dengan dukungan Internasional. Gerakan ini ditargetkan tuntas hingga tahun 2020.

Dampak pemanasan global sudah nyata didepan mata dan bisa dirasakan disekitar kita saat ini. Sebut saja terganggunya ekosistem, kondisi cuaca yang semakin ekstrim, terganggunya system tata air di daerah aliran sungai serta adanya ancaman terjadinya bencana banjir, tanah longsor dan kekeringan, dan menyebabkan terganggunya ketahanan pangan nasional.

Untuk mensukseskan target tersebut, Kementerian Kehutanan telah menetapkan Keputusan Presiden Nomor 24 Tahun 2008, yakni setiap 28 Nopember ditetapkan sebagai Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) dan Bulan Desember sebagai Bulan Menanam Nasional (BMN). Tahun 2010 ini HMPI dipusatkan di Jatiluhur Kabupaten Purwakarta, Provinsi Jawa Barat yang dilakukan bersama Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Menurut Zulkifli Hasan, Menteri Kehutanan, sejak pencanangan HMPI pada tahun 2007 hingga saat ini, Kementerian Kehutanan dibantu masyarakat, BUMN, Pengusaha, LSM, Industri dan steakholder lainnya telah berhasil mencapai target tahunan sesuai dengan target awal.

Tahun 2007 misalnya, aksi penanaman pohon serentak di Indonesia dengan target 79 juta pohon dan gerakan perempuan tanam dan pelihara pohon dengan target 10 juta pohon telah terealisasi hingga mencapai 101 juta batang pohon atau setara dengan 113 persen.

Ditahun 2008 target 100 juta batang pohon dan gerakan perempuan tanam dan pelihara pohon sebanyak 5 juta batang, telah terealisasi sebanyak 114 juta batang atau 108 persen. Sementara di tahun 2009, Kementerian Kehutanan yang menetapkan satu orang satu pohon (one man one tree) sebesar 230 juta batang pohon dapat direalisasikan sebanyak 251 juta batang pohon.

Ditahun 2010, selain mengambil tema Penanaman Satu Miliar Pohon, Kementerian Kehutanan juga memiliki program diantaranya Pembangunan kebun bibit rakyat (KBR) sebanyak 8 ribu unit (400 juta pohon) di 422 kabupaten dan kota. Tahun 2011 ditargetkan ada 10.000 unit kebun bibit rakyat (KBR) yang setara dengan 500 juta batang untuk 424 kabupaten dan kota di Indonesia.

Juga ada pembangunan 23 unit persemaian permanen setara modern di 22 provinsi. Kegiatan ini diharapkan mampu memproduksi bibit berkualitas hingga 35 juta batang pohon per tahunnya. “Kita juga mendirikan posko pelayanan bibit untuk melayani permintaan dari masyarakat. Posko ini dikoordinasikan oleh Dinas Kehutanan kabupaten/kota setempat,” kata Zulkifli Hasan kepada wartawan.

Sementara kegiatan yang pro terhadap masyarakat dan petani khususnya di sekitar kawasan hutan lindung (taman nasional), ada pembentukan pengembangan program pemberdayaan masyarakat baik yang berada di dalam atau sekitar kawasan hutan. Pemberdayaan yang dimaksud antara lain; 1). Pengembangan hutan kemasyarakatan seluas 2 juta ha dan hutan desa 500 ribu ha dikawasan hutan lindung dan hutan produksi, 2). Pengembangan hutan tanaman rakyat 900 ribu ha pada kawasan hutan produksi.

Sementara di luar kawasan hutan produksi dikembangkan hutan rakyat kemitraan berbasis kelompok tani dan industry perkayuan seluas 250 ribu ha. Program Penanaman Satu Miliar Pohon sudah dimulai sejak bulan Pebruari 2010 dan berakhir pada 31 Januari 2011.

Bagi gubernur, walikota dan bupati yang ikut berpartisipasi mensukseskan Program Penanaman Satu Miliar Pohon, akan diberikan penghargaan oleh Presiden sebagai kepala daerah berprestasi dan yang berhasil membantu program pemerintah pusat. (001/red/tengku imam)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar